A. Bandwidth
1. Pengertian
Bandwidth adalah suatu nilai konsumsi transfer data yang dihitung dalam bit/detik atau yang biasanya di sebut dengan bit per second (bps), antara server dan client dalam waktu tertentu. Atau definisi bandwidth yaitu luas atau lebar cakupan frekwensi yang dipakai oleh sinyal dalam medium transmisi. Jadi dapat disimpulkan bandwidth yaitu kapasitas maksimum dari suatu jalur komunikasi yang dipakai untuk mentransfer data dalam hitungan detik.
2. Fungsi
Fungsi bandwidth adalah untuk menghitung transaksi data.
1. Pengertian
Bandwidth adalah suatu nilai konsumsi transfer data yang dihitung dalam bit/detik atau yang biasanya di sebut dengan bit per second (bps), antara server dan client dalam waktu tertentu. Atau definisi bandwidth yaitu luas atau lebar cakupan frekwensi yang dipakai oleh sinyal dalam medium transmisi. Jadi dapat disimpulkan bandwidth yaitu kapasitas maksimum dari suatu jalur komunikasi yang dipakai untuk mentransfer data dalam hitungan detik.
2. Fungsi
Fungsi bandwidth adalah untuk menghitung transaksi data.
3. Jenis - jenis bandwidth
1. Digital Bandwidth
Digital Bandwidth adalah jumlah atau volume data yang dapat dikirimkan melalui sebuah saluran komunikasi dalam satuan bits per second tanpa distorsi.
2.Analog Bandwith
Analog Bandwidth adalah perbedaan antara frekuensi terendah dengan frekuensi tertinggi dalam sebuah rentang frekuensi yang diukur dalam satuan Hertz (Hz) atau siklus per detik, yang menentukan berapa banyak informasi yang bisa ditransimisikan dalam satu saat.
4. faktor yang mempengaruhi pemakaian Bandwidth :
a. Antarmuka / tampilan Website
Antarmuka/tampilan sebuah halaman website akan berpengaruh pada pemakaian Kapasitas Bandwidth Hosting milik Anda.
Ketika sebuah website diakses melalui Browser Internet, maka kapasitas Bandwidth Hosting milik Anda akan secara otomatis berkurang sebesar jumlah dari ukuran file konten yang muncul pada halaman website yang diakses.
Sebuah website dengan konten yang di dalamnya banyak menampilkan gambar atau video, tentu akan lebih banyak dan lebih cepat memakan kapasitas bandwidth Hosting milik Anda, jika dibandingkan dengan website yang hanya menampilkan teks dan gambar sederhana saja.
b. Banyaknya pengunjung (Visitor)
Ini juga masih berkaitan dengan faktor pertama tadi, dimana makin banyak pengunjung sebuah Website. maka sudah pasti semakin banyak juga bandwidth yang terpakai.
Visitor (pengunjung) terbagi 2, yaitu :
- user biasa (human)
- Robot (seperti robot Google)
c. Kegiatan / Aktifitas Upload dan Download File Website
Kegiatan Upload maupun Download file website juga akan mengurangi kapasitas Bandwidth Hosting milik Anda, maka dari itu gunakanlah Kapasitas Bandwidth Anda dengan seoptimal mungkin, jika memang tidak diperlukan lebih baik mengurangi aktifitas Upload atau Download file website.
d. Penggunaan Email Account (POP3 dan SMTP)
Penggunaan Email Client seperti MS outlook akan memakan kapasitas Bandwidth, baik itu mengirim atau menerima email.
Disamping itu perlu diperhatikan bahwa penggunaan Fasilitas Lampiran atau Attach file akan mempengaruhi pula pemakaian kapasitas Bandwidth Hosting milik Anda.
e. Ada banyaknya yang subscribe ke feed pada Website.
Makin banyaknya pengunjung (Visitor) yang Subscribe ke Feed pada Website, maka juga akan mempengaruhi pemakaian kapasitas Bandwidth.
f. Penggunaan Plugin yang memiliki aktifitas update
g. Banyaknya Malicious user yang mencoba scan maupun trace Website untuk mencoba melakukan aktivitas hacking.
a. Antarmuka / tampilan Website
Antarmuka/tampilan sebuah halaman website akan berpengaruh pada pemakaian Kapasitas Bandwidth Hosting milik Anda.
Ketika sebuah website diakses melalui Browser Internet, maka kapasitas Bandwidth Hosting milik Anda akan secara otomatis berkurang sebesar jumlah dari ukuran file konten yang muncul pada halaman website yang diakses.
Sebuah website dengan konten yang di dalamnya banyak menampilkan gambar atau video, tentu akan lebih banyak dan lebih cepat memakan kapasitas bandwidth Hosting milik Anda, jika dibandingkan dengan website yang hanya menampilkan teks dan gambar sederhana saja.
b. Banyaknya pengunjung (Visitor)
Ini juga masih berkaitan dengan faktor pertama tadi, dimana makin banyak pengunjung sebuah Website. maka sudah pasti semakin banyak juga bandwidth yang terpakai.
Visitor (pengunjung) terbagi 2, yaitu :
- user biasa (human)
- Robot (seperti robot Google)
c. Kegiatan / Aktifitas Upload dan Download File Website
Kegiatan Upload maupun Download file website juga akan mengurangi kapasitas Bandwidth Hosting milik Anda, maka dari itu gunakanlah Kapasitas Bandwidth Anda dengan seoptimal mungkin, jika memang tidak diperlukan lebih baik mengurangi aktifitas Upload atau Download file website.
d. Penggunaan Email Account (POP3 dan SMTP)
Penggunaan Email Client seperti MS outlook akan memakan kapasitas Bandwidth, baik itu mengirim atau menerima email.
Disamping itu perlu diperhatikan bahwa penggunaan Fasilitas Lampiran atau Attach file akan mempengaruhi pula pemakaian kapasitas Bandwidth Hosting milik Anda.
e. Ada banyaknya yang subscribe ke feed pada Website.
Makin banyaknya pengunjung (Visitor) yang Subscribe ke Feed pada Website, maka juga akan mempengaruhi pemakaian kapasitas Bandwidth.
f. Penggunaan Plugin yang memiliki aktifitas update
g. Banyaknya Malicious user yang mencoba scan maupun trace Website untuk mencoba melakukan aktivitas hacking.
Contoh: Ketika anda menerima/mengirim email, asumsikan besarnya email yang diterima/dikirim adalah 4 KB, berarti secara teori, untuk bandwidth 1.000 MB (1.000.000 KB) anda bisa *kirim* 250.000 email atau berbagai variasi antara kirim/terima, misalnya 100.000 kirim, 150.000 terima. Ini hanya contoh untuk penjelasan bandwidth, pada kenyataannya, data yang keluar masuk ke account bisa datang dari pengunjung (yang mendownload halaman website ke PC-nya), atau anda upload gambar/file ke account dan sebagainya.
B. Throughput
Troughput adalah bandwidth yang sebenarnya (aktual) yang diukur dengan satuan waktu tertentu dan pada kondisi jaringan tertentu yang digunakan untuk melakukan transfer file dengan ukuran tertentu.
Berikut adalah faktor-faktor yang mempengaruhi bandwidth dan throughput :
- piranti jaringan
- Tipe data yang ditransfer
- topologi jaringan
- banyaknya pengguna jaringan
- spesifikasi komputer client/user
- spesifikasi komputer server
- media transfer
- dan lain-lain
Contoh : Download file di youtube dengan size 2 mb dengan bandwidth 1 mb dengan waktu tertentu.
Analisa kebutuhan bandwidth
1. Penggunaan internet di sekolah banyak digunakan untuk layanan web atau browsing. Layanan web membutuhkan bandwidth minimal 128 Kbps.
2. Lab. Komputer 2 ruangan, masing-masing 40 komputer. Total komputer adalah 40*2=80 komputer.
3. Kebutuhan bandwidth adalah 128 Kbps *80=10240 Kbps.
jadi smk nu maarif minial harus punya bandwidth 10240 kbps atau 10 mbps
C. VOIP
Voice over Internet Protocol (juga disebut VoIP, IP Telephony, Internet telephony atau Digital Phone) adalah teknologi yang memungkinkan percakapan suara jarak jauh melalui media internet. Data suara diubah menjadi kode digital dan dialirkan melalui jaringan yang mengirimkan paket-paket data, dan bukan lewat sirkuit analog telepon biasa.
FUNGSI VOIP:
- Signalling – Signalling berfungsi untuk menamkap jaringan yang dituju, sehingga dapat melakukan inisialisasi (penyampaian) pesan/percakapan.
- Database Service – Layanan database adalah salah satu fungsiVoIP dalam mencari tujuan akhir/endpoint yang harus dituju, sekaligus sebagai penerjemah alamat yang biasanya digunakan dalam duajaringan yang berbeda.
- Call Connect/Disconnect (Bearer Control) – Bearer Control memungkinkan si penerima panggilan dapat memutuskan panggilan/menerima panggilan.
- Codecs Operations – Berguna sebagai coder ataupun decoderdalam pengubahan/transmitted suara menjadi sinyal digital/paket data ataupun sebaliknya.
Contoh :
1. H.323
2. Media Gateway Control Protocol (MGCP)
3. Session Infitation Protocol (SIP)
4. Real-Time transport Protocol (RTP)
5. Session Description Protocol (SDP)
6. Inter - Arterisk ex change (IAX)
Kebutuhan Perangkat VoIP
- X-Lite : Sebagai softphone untuk memanggil/ menerima telepon
- IP Phone : Sebagai Hardphone untuk memanggil dan menerima telepon
- Briker : Sebagai operating sistem VoIP
- Server : Sebagai pusat pengolahan data pada jaringan VoIP
- Modem : Sebagai koneksi apabila server VoIP ada dijaringan internet
Perangkat lainnya:
- HUB/Switch adalah sebuah alat jaringan komputer sebagai central atau pusat untuk membagi koneksi yang saling terhubung dengan port-port lainnya untuk dapat mengkoneksikan sebuah komputer satu dengan komputer lainnya.
- Router adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk membagi protocol kepada anggota jaringan yang lainnya, dengan adanya router maka sebuah protocol dapat di-sharing kepada perangkat jaringan lain.
- ADSL modem merupakan singkatan dari Asymmetric Digital Subscriber Line, yaitu suatu bentuk teknologi pada komunikasi data yang dapat mentransmisikan data dengan cepat yang tinggi melalui kabel tembaga telepon dan memiliki sifat asimetrik, sifat asimetrik maksudnya bahwa data ditransferkan dengan kecepatan berbeda dari satu sisi ke sisi lainnya.
- VoIP phone Adaptor Konsep dasar penggunaan Circuit Switching yaitu sebuah jalur komunikasi akan dibuka dan dipesan selama terjadi komunikasi. Jalur komunikasi yang ada akhirnya menjadi eklusif dimiliki oleh dua titik yang menggunakannya.
Konsep Kerja Server Softswitch Softswitch adalah suatu alat yang mampu menghubungkan antara jaringan sirkuit dengan jaringan paket, termasuk di dalamnya adalah jaringan telpon tetap (PSTN), internet yang berbasis IP, kabel TV dan juga jaringan seluler yang telah ada selama ini. Softswitch merupakan sebuah sistem telekomunikasi masa depan yang mampu memenuhi kebutuhan pelanggan yaitu mampu memberikan layanan triple play sekaligus dimana layanan ini hanya mungkin dilakukan oleh sistem dengan jaringan yang maju seperti teknologi yang berbasis IP.
Diagram VOIP
- computer client 1 mendial computer client 2 dengan memanfaatkan layanan yang diberikan oleh server lpbx
- computer client 2 menerima panggilan dari computer client 1
- mikrophone computer client 1 menangkap gelombang suara dari user 1
- gelombang suara tersebut akan diubah menjadi paket data digital
- kemudian akan dikirimkan beserta lpbx melalui Hub
- setelah itu akan diteruskan ke computer client 2 melalui Hub juga
- paket data digital tersebut akan diubah menjadi data analog sehingga akan menjadi gelombang suara yang akan di keluarkan melalui speker

D. Cara Menghitung Ip dengan CLDR
CIDR Classless Inter-Domain Routing (disingkat menjadi CIDR) adalah sebuah cara alternatif untuk mengklasifikasikan alamat – alamat IP.
- subnet class A
misal diketahui suatu ip 10.0.0.0/16
berarti subnetmasknya /16 yaitu 255.255.0.0 jika diubah kedalam bilangan biner menjadi
IIIIIIII.IIIIIIII.00000000.00000000
1. jumlah subnet = 2^8 = 256 subnet
2. jumlah host persubnet = 2^16.2 = 65534 host
3. blok subnet = 256.255 = 1 jadi blok subnet seluruhnya = 0,1,2,3,4 dst
subnet = 10.0.0.0 | 10.1.0.0
host pertama = 10.0.0.1 | 10. 1. 0.1
host terakhir = 10.0.255.254 | 10.1.255.254
broadcast = 10.0.255.255 | 10.1.255.255
- class B
misalnya diketahui suatu ip 172.16.0.0/25
subnet masknya 125 yaitu 255.255.255.128
||||||||.||||||||.||||||||.00000000
1. jumlah subnet = 2^9 = 512 subnet
2. jumlah host persubnet = 2^7 - 2 = 126 host
3. blok subnet 256-128 = 128 jadi blok subnet seluruhnya adalah (0, 128)
subnet = 172.16.0.0 | 172.16.0.128
host pertama = 172.16.0.1 | 172.16.0.129
host terakhir = 172.16.0.126 | 172.16.0.254
broadcast = 172.16.0.127 | 172.16.0.255
E. Cara Menghitung Ip dengan VLSM (variable length subnet mask)
- metode yang berbeda dengan memberikan suatu network address lebih dari satu subnet mask
- contoh = kita hanya butuh 58 host. kita tentukan subnetmask yang memiliki host lebih dari 58 dilihat dari table diatas yang terpenuhi adalah 126 (62 host) dengan subnet 255.255.255.192. berikut adalah peluang alamat ip yang digunakan dari 126 = untuk 58 host kita menggunakan ip address 192.168.1.0 /26 network = 192.168.1.0 ip range = 192.168.1.1 - 192.168.1.62 broadcast = 192.168.1.63
Komentar
Posting Komentar